Tips Kecantikan / 03 Jun 2026
Implovers, pernah nggak mendengar nasihat, “Jangan kebanyakan makan kacang, nanti jerawatan”? Anggapan ini sudah cukup lama beredar dan membuat banyak orang ragu untuk mengonsumsi kacang, terutama saat sedang berjuang melawan jerawat. Tapi sebenarnya, apakah kacang benar-benar menjadi penyebab jerawat?
Menurut Lora, sebelum menyalahkan satu jenis makanan tertentu, ada baiknya kita memahami dulu bagaimana jerawat bisa muncul. Dengan begitu, Implovers bisa lebih bijak dalam menjaga pola makan sekaligus merawat kulit yang sedang berjerawat.
Jerawat muncul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, debu, atau kotoran yang kemudian memicu peradangan dan pertumbuhan bakteri.
Jerawat bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari komedo, jerawat kecil kemerahan, hingga jerawat batu yang terasa lebih besar, meradang, dan sering kali menimbulkan rasa nyeri. Area kemunculannya pun beragam, mulai dari dahi, pipi, hidung, hingga jerawat di dagu yang cukup sering terjadi akibat perubahan hormon atau kebiasaan menyentuh wajah.
Karena penyebabnya cukup kompleks, jerawat biasanya tidak muncul hanya karena satu faktor saja.
Faktanya, hingga saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa kacang secara langsung menyebabkan jerawat.
Anggapan tersebut muncul karena kacang mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun, sebagian besar lemak dalam kacang termasuk lemak baik yang justru bermanfaat bagi tubuh.
Selain itu, kacang mengandung vitamin E, selenium, dan antioksidan yang membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Bahkan, kandungan nutrisi tersebut dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
Jadi, selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan, kacang bukanlah musuh bagi kulit berjerawat.
Dibandingkan kacang, ada beberapa jenis makanan yang lebih sering dikaitkan dengan munculnya jerawat pada sebagian orang.
1. Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Kondisi ini bisa memicu produksi minyak berlebih yang membuat pori-pori lebih mudah tersumbat.
2. Produk Olahan Susu
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu dan produk turunannya secara berlebihan dapat memengaruhi kondisi jerawat pada sebagian orang yang sensitif.
3. Makanan Berminyak dan Ultra Proses
Makanan yang tinggi lemak jenuh, garam, dan kalori berlebih dapat memengaruhi kondisi kulit apabila dikonsumsi terlalu sering.
Implovers, sekarang sudah tahu ya bahwa kacang bukan penyebab utama munculnya jerawat. Justru yang perlu lebih diperhatikan adalah pola makan secara keseluruhan, kebersihan kulit, serta rutinitas skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu.
Untuk membantu merawat jerawat aktif secara lebih terarah, Implovers bisa menggunakan Implora Acne Spot Treatment. Kandungan BHA (Salicylic Acid), Sulfur, Allantoin, dan Ekstrak Lidah Buaya di dalamnya membantu menenangkan area yang berjerawat sekaligus menjaga kulit tetap terasa nyaman tanpa membuatnya kering berlebihan.
Agar perawatan lebih optimal, lengkapi juga skincare routine dengan Implora Acne Serum. Serum ini cocok digunakan untuk kulit yang rentan berjerawat karena membantu merawat kondisi kulit sehari-hari sekaligus menjaga tampilannya tetap sehat dan terawat.
Pada akhirnya, kulit yang lebih bersih dan nyaman bukan didapat dari menghindari satu jenis makanan saja, melainkan dari kombinasi pola hidup sehat, kebiasaan menjaga kebersihan wajah, dan penggunaan skincare yang tepat secara konsisten.