Chat Us

Tips Kecantikan / 06 Jun 2026

Jerawat Sering Muncul? Kenali Makanan yang Diduga Jadi Pemicunya

Implovers, pernah merasa jerawat tiba-tiba muncul setelah makan gorengan, cokelat, atau makanan cepat saji? Tidak sedikit orang yang percaya bahwa makanan tertentu bisa menjadi penyebab jerawat. Meski hubungan antara makanan dan jerawat masih terus diteliti, beberapa jenis makanan memang diduga dapat memengaruhi produksi minyak berlebih dan kondisi kulit pada sebagian orang.

Menurut Lora, munculnya jerawat biasanya tidak disebabkan oleh satu faktor saja. Kondisi kulit, hormon, gaya hidup, stres, hingga pola makan bisa saling memengaruhi. Karena itu, penting untuk memahami makanan apa saja yang sering dikaitkan dengan jerawat agar Implovers bisa lebih bijak dalam memilih asupan sehari-hari.

Apakah Makanan Bisa Menyebabkan Jerawat?

Secara umum, jerawat terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran yang kemudian memicu peradangan. Kondisi ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari komedo, jerawat di dagu, hingga jerawat batu yang terasa lebih besar dan meradang.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat memengaruhi produksi hormon dan minyak di kulit. Meski tidak selalu menjadi penyebab langsung, konsumsi berlebihan dapat memperburuk kondisi kulit yang memang rentan berjerawat.

1. Gorengan

Gorengan menjadi salah satu makanan yang paling sering dikaitkan dengan jerawat. Kandungan minyak yang tinggi, terutama jika menggunakan minyak yang dipakai berulang kali, dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

image sourch: Freepik.com

Selain itu, pola makan tinggi lemak juga sering dikaitkan dengan meningkatnya produksi minyak pada kulit yang dapat memperbesar risiko munculnya jerawat.

2. Makanan Cepat Saji

Burger, kentang goreng, ayam goreng, dan berbagai jenis fast food memang praktis dan lezat. Namun, makanan ini umumnya mengandung lemak, garam, dan kalori yang cukup tinggi.

Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan cepat saji berpotensi memengaruhi kondisi kulit dan memperparah jerawat pada sebagian orang.

3. Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Olahan

Makanan seperti kue manis, minuman bersoda, permen, dan roti putih memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi.

Saat dikonsumsi berlebihan, kadar gula darah dapat meningkat lebih cepat sehingga memicu peningkatan hormon tertentu yang berkaitan dengan produksi minyak berlebih pada kulit.

4. Produk Olahan Susu

Susu, es krim, dan beberapa produk turunannya sering menjadi bahan penelitian terkait jerawat. Pada sebagian orang yang sensitif, konsumsi produk susu dalam jumlah berlebihan diduga dapat memengaruhi produksi sebum dan memperparah kondisi jerawat. Namun, efeknya bisa berbeda pada setiap individu.

5. Makanan Tinggi Omega-6

Omega-6 sebenarnya merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak dibandingkan omega-3, kondisi ini dapat memicu proses peradangan dalam tubuh.

Beberapa sumber omega-6 yang sering dikonsumsi antara lain minyak kedelai, mayones, dan minyak jagung.

6. Cokelat

Banyak orang menganggap cokelat sebagai pemicu jerawat. Meski begitu, hingga saat ini hubungan langsung antara cokelat dan jerawat masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula tambahan dalam produk cokelat yang mungkin lebih berpengaruh terhadap kondisi kulit dibanding cokelat itu sendiri.

7. Whey Protein

Whey protein banyak ditemukan pada suplemen olahraga dan minuman tinggi protein. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi whey protein dalam jumlah tertentu dapat memengaruhi hormon yang berhubungan dengan produksi minyak dan kemunculan jerawat.

Karena itu, jika jerawat sering muncul setelah mengonsumsi whey protein, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau menyesuaikan pola konsumsi.

Tips Menjaga Kulit Tetap Sehat dan Minim Jerawat

Selain memperhatikan makanan yang dikonsumsi, ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu menjaga kulit tetap sehat.

Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Perbanyak sayur, buah, protein, dan sumber antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Kelola Stres dengan Baik

Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan memperburuk kondisi kulit. Luangkan waktu untuk beristirahat, berolahraga, atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh lebih rileks.

Rutin Membersihkan Wajah

Debu, polusi, dan minyak yang menumpuk bisa menyumbat pori-pori. Karena itu, membersihkan wajah secara rutin menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi risiko jerawat.

Jika Implovers sedang mengalami jerawat aktif, terutama jerawat batu atau jerawat yang meradang, penggunaan produk perawatan yang tepat bisa membantu menjaga kondisi kulit tetap nyaman.

Salah satu yang bisa dicoba adalah Implora Acne Spot Treatment. Produk ini mengandung BHA (Salicylic Acid), Sulfur, Allantoin, dan Ekstrak Lidah Buaya yang membantu merawat area berjerawat secara lebih terfokus tanpa membuat kulit terasa kering berlebihan. Formulanya juga membantu menjaga tekstur kulit tetap nyaman dan terawat.

Untuk perawatan harian, Implovers juga bisa melengkapi skincare routine dengan Implora Acne Serum. Serum ini cocok digunakan untuk kulit yang rentan berjerawat karena membantu merawat kondisi kulit sekaligus menjaga tampilannya tetap sehat dan nyaman digunakan setiap hari.

Implovers, makanan memang bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kulit, tetapi bukan satu-satunya penyebab jerawat. Pola hidup sehat, kebersihan wajah, manajemen stres, dan penggunaan skincare yang tepat juga berperan penting dalam menjaga kulit tetap sehat.

Menurut Lora, daripada menghindari semua makanan favorit, lebih baik fokus menjaga keseimbangan pola makan dan rutin merawat kulit. Dengan kebiasaan yang konsisten, kulit yang lebih bersih, sehat, dan nyaman pun akan lebih mudah diwujudkan.



Artikel Terkait